Tampilkan postingan dengan label Mobile. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mobile. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juni 2015

,

Rumornya Blackberry Tak Lagi Sandang Status Perusahaan Ponsel


Fakta Luar Biasa - Blackberry tampaknya mulai menyerah atas kelesuan bisnis ponsel cerdasnya beberapa tahun terakhir. Pabrikan asal Waterloo ini mantap memposisikan diri sebagai perusahaan software. Melalui sistem keamanan andalannya, Blackberry Enterprise Service 12 (BES 12), perusahaan ini berharap dapat kembali meraup untung di tahun-tahun berikutnya. CEO Blackberry John Chen mengatakan, perusahaannya telah memiliki 2.600 pelanggan enterprise baru untuk kuartal pertama 2016 mendatang. 

Tahun ini, Blackberry mengantungi keuntungan 137 juta dollar AS atau setara Rp 1,8 triliun dari bisnis software dan kerjasama lisensi. Angka tersebut naik 150 persen dari tahun lalu. Blackberry pun telah mengakuisisi perusahaan enterprise berbagi file WatchDox, Mei lalu. Dengan ini, posisi Blackberry di bidang sistem keamanan akan lebih kuat. "Kuartal ini kami mengambil strategi kunci. Pertama, kami akan mengurangi pengeluaran untuk hardware. 

Kedua, kami memindahkan beberapa sumber daya hardware untuk mengembangkan software dan upaya menuju Internet of Things," kata Chen, sebagaimana dilaporkan Fortune, Kamis (25/6/2015). Detilnya, Blackberry akan memindahkan 100 hingga 200 juta dollar AS (Rp 1,2 hingga 2,6 triliun) dana alokasi bisnis hardware ke bisnis software. 

Tapi, ini tak serta-merta membuat Blackberry berhenti memproduksi smartphone. Pada perhelatan Mobile World Congress (MWC) Maret lalu, Blackberry kepalang mengumumkan akan memproduksi smartphone teranyar pada akhir tahun mendatang. Hal ini tak ditampik Chen. Namun, ia tak ingin berkomentar lebih lanjut ihwal isu ponsel Blackberry selanjutnya yang akan beralih menggunakan sistem operasi Android. Yang jelas, dalam penggodakan perangkat baru nantinya, Chen mengatakan akan melakukan kampanye pemasaran yang lebih segar.

Sabtu, 31 Agustus 2013

,

Fakta 73% Pria Memilih Memutuskan Pasangan Lewat SMS

Fakta Luarbiasa - Apa yang Anda lakukan ketika hendak memutuskan pasangan? Mengatakan secara tatap muka, atau lewat SMS? Jika jawabannya lewat pesan singkat di ponsel, maka Anda sama dengan orang-orang yang ada di survey ini.

Survey terbaru yang dilakukan Mobile Phone Checker menemukan bahwa 73 persen responden pria memilih memutuskan pasangan lewat ponsel tanpa tatap muka. Sementara itu, hanya 44 persen wanita yang mengaku pernah memutuskan pasangan lewat pesan singkat. Sebanyak 39 persen responden yang memutuskan hubungan lewat smartphone, telah menjalani hubungan cinta lebih dari setahun.

Dalam survei ini juga ditemukan, pasangan menikah juga ada yang minta cerai lewat ponsel mereka. Sebanyak 16 persen pasangan menikah mengaku minta cerai hanya dengan pesan singkat atau telepon.

Putus lewat pesan teks adalah cara yang paling banyak ditempuh responden, yaitu sebesar 41 persen. Menyusul setelahnya, adalah putus lewat telepon, sebanyak 27 persen. Pesan pribadi di sosial media menempati urutan ketiga dengan jumlah 18 persen. Diikuti email, 9 persen dan obrolan di sosmed sebanyak 5 persen.

Alasan mereka memilih memutuskan hubungan tanpa tatap muka cukup bervariasi namun terkesan klise. Seperti yang dikutip Female First, 37 persen menyatakan takut melihat reaksi si kekasih, sementara 25 persen lainnya terlalu pengecut untuk mengatakan secara langsung.

81 persen pria mengatakan mereka tidak keberatan diputuskan dengan cara seperti ini, tapi hanya 53 persen wanita yang sependapat."Sebagai alasan klise yang selalu ada 'putus hubungan tidak pernah mudah untuk dilakukan', dan tampaknya dari penelitia ini banyak orang membuat 'putus' lebih mudah dengan gadget mereka. Mayoritas pria dan wanita merasa bahwa panggilan telepon diterima sebagai cara putus, sementara pesan teks justru sebaliknya," tutur Adam Cable, Direktur Mobile Phone Checker yang melakukan riset ini.

Selasa, 13 Agustus 2013

,

Fakta Efek Buruk dari Smartphone untuk Kesehatan


Fakta Luarbiasa - Kehadiran smartphone memang cukup fenomenal. Sebab, gadget tersebut menawarkan berbagai keunggulan dalam berkomunikasi.

Tak heran bila banyak orang tergila-gila atau bahkan kecanduan smartphone.Namun, pernahkah Anda memperhatikan efek negatif dari smartphone tersebut untuk kesehatan Anda? Ya, ternyata ponsel pintar itu bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Yuk, ketahui lebih lanjut tentang efek negatifnya, seperti dikutip dari All Women Stalk.

1. Kuman
Tak bisa dipungkiri bahwa hampir setiap saat kita memegang ponsel pintar kemana saja, baik itu saat ke kamar, hingga ke toilet sekalipun. Tanpa sadar, kuman atau bakteri pun menumpuk di smartphone. Oleh karena itu rajin-rajinlah membersihkan ponsel Anda dengan tisu atau pembersih disinfektan sedikitnya satu kali dalam seminggu untuk mengurangi kuman.

2. Menurunkan Kreativitas
Percaya atau tidak, ponsel pintar dapat meredam kreativitas Anda. Sebab, setiap waktu luang yang dimiliki pasti selalu dihabiskan dengan mengecek media sosial dan membaca status orang lain. Hal ini yang membuat kreativitas menurun dan tidak berkembang.

3. Kurang Komunikasi
Selalu terpaku dengan ponsel, mengecek status, BBM-an, dan lain sebagainya, membuat Anda menjadi kurang komunikasi dengan orang yang ada di hadapan Anda.
Jadi sebaiknya kurangilah waktu Anda untuk mengecek smartphone tersebut dan lebih banyak berkomunikasi dengan orang yang ada di depan Anda. Bukankah berbicara dengan orang yang ada di hadapan kita lebih menyenangkan?

4. BBM-an Sambil Menyetir
Kebanyakan orang sering mengemudi sambil mengecek ponselnya. Tentu saja ini sangat berbahaya! Saat mengemudi Anda menjadi tak fokus. Tak heran bila banyak terjadinya kecelakaan akibat mengemudi sambil menelepon atau bahkan SMS-an dan BBM-an.

5. Mengurangi Produktivitas
Smartphone juga bisa menyebabkan Anda kecanduan dan mengganggu konsentrasi. Bahkan saat bangun tidur, pertama-tama yang akan Anda cari dan lihat adalah ponsel tersebut untuk mengecek email, SMS, BBM, hingga media sosial. Saat di kantor pun juga demikian. Banyak orang yang bekerja menjadi tidak produktif hanya karena mereka selalu mengecek smartphone.

6. Mengganggu Tidur
Tak sedikit orang menaruh ponsel mereka di samping tempat tidur. Padahal, suara telepon, BBM, atau email yang masuk akan membuat tidur Anda menjadi terganggu. Bahkan, banyak orang tak bisa tidur karena keasyikan bermain ponsel pintar tersebut. Sehingga di pagi harinya menjadi lesu karena kurang istirahat. Akan lebih baik bila Anda mematikan smartphone menjelang tidur agar bisa beristirahat.(detik.com)