Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label science. Tampilkan semua postingan

Minggu, 28 Juni 2015

, , , ,

Begini Gerhana Matahari jika dilihat dari Bulan


Fakta Luar Biasa - Biasanya gerhana matahari hanya kita saksikan dari tempat tinggal kita yaitu Bumi, namun bagaimana ya apabila gerhana tersebut kita saksikan dari bulan. Ini dia videonya.




Sumber : CNN

Senin, 03 Maret 2014

, ,

Peneliti Berhasil Buat Sperma Robot Pertama di Dunia


Fakta Luar Biasa - Ilmuwan Institute for Integrative Nanosciences di Dresden, Jerman, berhasil menciptakan sperma robot pertama. Sel sperma ini merupakan mikroorganisme sibernetika yang terbuat dari kombinasi logam dan bagian sel sperma (ekor). 

Uniknya, sperma ini dapat dikendalikan sehingga dapat digunakan untuk membuahi sel telur, juga dapat difungsikan mengobati bagian tubuh manapun. Dilansir Gizmodo, sperma robot ini diciptakan dari tabung sangat kecil, mempunyai panjang 50 mikron dan diameter 5-8 mikron. 

Tabung ini mampu menangkap dan melepaskan sperma. Selanjutnya, tim peneliti menggunakan medan magnet untuk mengendalikan arah tabung logam, dan mengendalikan arah sperma berenang.

Pemimpin studi ini, Oliver Schmidt mengatakan opsi pengobatan menggunakan sel sperma merupakan sebuah alternatif baru dan setidaknya cukup efisien."Sel sperma merupakan pilihan yang tak berbahaya bagi tubuh manusia, tak memerlukan sumber daya luar dan dapat berenang melalui cairan kental," jelas dia.

Laman Newscientists melansir, cara sperma robot dianggap lebih mudah dalam mengendalikan sel tunggal. 

Sampai saat ini, peneliti hanya bisa berhasil mengendalikan sel-sel untuk bekerja sama. Misalnya, kelompok sel bakteri yang digunakan untuk mendorong manik-manik bersama."Jenis pendekatan hibrida ini dapat membuka jalan pembuatan sistem robotik mikro yang efisien," kata Eric Diller, peneliti Univeristas Toronto, Kanada.

Diller berpendapat, cara ini patut jadi solusi meski memungkinkan robot mikro berenang secepat sel biologis memang sulit. 

Senin, 10 Februari 2014

,

Dahsyatnya Kekuatan Halilintar


Fakta Luar Biasa - “Dan ingatlah ketika kamu berkata, “wahai Musa! Kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan jelas,” maka petir menyambarmu, sedang kamu menyaksikan. Kemudian, kami membangkitkan kamu setelah kamu mati, agar kamu bersyukur,” (Al-Baqarah: 55-56).

SAAT musim hujan tiba, seringkali  kita mendapati terjadinya halilintar/petir disertai kilatan cahaya yang menggelegar. Sebuah sumber energi yang bergerak pada kecepatan 96.000 km/jam dan melepaskan panas 30.000o.

Petir atau halilintar sendiri merupakan gejala alam yang biasanya muncul pada musim hujan, ditunjukkan dengan munculnya kilatan cahaya di langit yang menyilaukan sesaat (kilat), kemudian disusul dengan suara menggelegar (guruh/guntur).

Lalu pernahkah anda berpikir bagaimana halilintar sebagai salah satu peristiwa atmosfir terhebat yang Allah ciptakan itu tebentuk dan bagaimana ia mampu melepaskan sejumlah energi yang demikian besar?

Selama hujan, guntur dan kilat yang tersusun dari pembentukan cahaya-cahaya terang akibat pelepasan energi listrik di ruang atmosfir, sesungguhnya merupakan sumber energi yang menghasilkan listrik lebih besar dari pada ribuan pembangkit listrik—di samping sebagai fenomena iklim.

Sumber-sumber energi alam yang terbentuk dan betapa besarnya sumber-sumber tersebut melepaskan cahaya dan panas adalah sebuah keajaiban penciptaan yang mengungkapkan kebesaran dan keagungan Allah swt. yang abadi.

Kehebatan pembentukan dalam sekejap: keajaiban kilat dan petir
- Energi yang dilepas oleh sekali kilatan halilintar/petir lebih besar dari pada energi yang dihasilkan seluruh pembangkit listrik di Amerika.

- Satu kilatan halilintar/petir dapat menyalakan 100 watt bola lampu selama lebih dari tiga bulan.
- Pada titik sentuh petir ke bumi, cuaca memanas hingga 25.000o C. kecepatan kilatan halilintar/petir 150.000 km/detik dan rata-rata ketebalannya 2,5-5 cm.

- Petir menghasilkan molekul nitrogen yang dibutuhkan bagi tumbuh-tumbuhan di Bumi untuk menunjang kehidupanya.

- Setiap halilintar/petir rata-rata memiliki 20.000 amper daya listrik. Seorang tukang las hanya menggunakan 250-400 amper untuk mengelas baja.

- Petir bergerak pada kecepatan 150.000 km/detik, hampir setengah kecepatan cahaya dan 100.000 kali lebih cepat dari kecepatan suara.

Suara yang dilepaskan oleh satu kilatan lebih besar dari pada cahaya 10 juta bola lampu berdaya 100 watt. Ini menerangkan; apabila setiap rumah di Istanbul menyalakan satu bola lampu, pancaran cahaya dari satu kilatan halilintar/petir akan lebih besar. Allah menyatakan fenomena kilat yang menakjubkan ini seperti “…kilauan kilatnya hampir membutakan pandangan.”(al-Nûr: 43).

Bagaimanakah kilat terbentuk?
Udara yang dipanaskan oleh cahaya matahari–naik membawa molekul-molekul air yang menguap di dalamnya. Ketika udara yang naik ini mencapai ketinggian 2-3 km, udara tesebut bersentuhan dengan lapisan udara dingin. Saat kenaikan udara, kristal-kristal es yang terbentuk di dalam awan melepaskan energi listrik statis yang terbentuk karena pergesekan.

Energi listrik ini mengandung unsur positif (+) pada lapisan atas awan dan unsur negatif (-) pada lapisan bawahnya. Ketika awan cukup terisi untuk mengionisasi udara; maka petir terbentuk.

Sambaran kilat yang mengingatkan kita pada kematian
Halilintar atau petir yang mengeluarkan kilatan dan suara sesungguhnya mengingatkan kita pada kematian dan juga pengungkapan ketakberdayaan seseorang di hadapan Allah. Makanya seringkali
”Dalam Qur’an, peristiwa yang sangat serupa terjadi ketika Allah tunjukkan pda kaum Nabi Musa as.

Dengan keberanian yang keliru dan memalukan, bani Israel menuntut pada Nabi Musa as. agar mereka dapat melihat Allah dengan mata mereka, dan sementara menuntut, mereka ditunjukkan dampak kilat yang serupa.

Pernyataan dalam ayat berikut “maka kilat menyambarmu hingga kamu mati” dan “kemudian kami membawamu kembali ke kehidupan setelah kamu mati,” menjadi petunjuk dari kenyataan bahwa mereka –ketika itu –merasa hidup kembali setelah jantungnya terhenti, akibat kejutan dan juga hilangnya kesadaran dan ingatan yang mereka alami, seperti yang dirincikan dalam Qur’an Surat Al-Baqarah: 55-56.

Sumber : islampos.com

Jumat, 07 Februari 2014

, , , , , , , ,

Umur Langit dan Umur Bumi


Fakta Luar Biasa - “Allah-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya dalam enam masa, kemudian Dia berkuasa di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?” (QS. Al-Sajdah 32:4).

Katakanlah, “Sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada Yang menciptakan bumi dalam dua masa dan kamu adakan sekutu-sekutu bagi-Nya? (yang bersifat) demikian itu adalah Rabb semesta alam” (QS. Al-Fushshilat 41:9).

Satu dari sekian banyak contoh yang dirincikan Al-Qur’an adalah umur bumi dan alam semesta ini, yang kata orang bahwa bumi kita ini sudah tua. Lalu bagaimanakah Al-Qur’an menceritakan tentang perihal tersebut? Dan bagaimana pula sistematika rinciannya?

Menurut penelitian ilmuwan, umur alam semesta atau disebut ‘langit’ dalam bahasa Al-Qur’an memang lebih ‘tua’ dari bumi. Berdasarkan QS. Al-Sajdah: 4 Allah SWT memposisikan kata ‘langit’ sebelum ‘bumi’. Lalu, mengapa Allah selalu mendahului kata’ langit’ dari pada ‘bumi’ dalam setiap firman-Nya? Berikut rinciannya.

Analogi : Allah SWT. menciptakan langit dan bumi dalam enam masa (QS.Al-Sajdah 32:4), serta menciptakan bumi sebagai tempat tinggal dalam dua masa (QS. Fushshilat 41:9). Menurut para ahli Geologi, meninjau dari batuan meteorit tertua, perkiraan umur bumi adalah sekitar 4,56 × 109 tahun.

Kembali ke Al-Qur’an jika umur langit 6 masa dan umur bumi 2 masa, maka perbandingannya adalah 6 : 2 = 3 : 1, jadi umur alam semesta dapat kita cari dengan cara yaitu 4,56 × 109 × 3 = 13,68 × 109tahun. Itu adalah perhitungan umur umur alam semesta atau ‘langit’ versi Al-Qur’an.

Fakta :  Versi sains modern menyatakan tentang sebuah teori bernama Big Bang yang menyebutkan bahwa umur alam semesta 13,7  × 109 tahun. Angka tersebut hampir mendekati angka perkiraan umur alam semesta versi Al-Qur’an. Subhanallah, apakah ini suatu kebetulan?

Terdapat selisih 20 juta tahun antara perhitungan sains modern dengan Al-Qur’an. Namun, perbedaan ini bukanlah menjadi suatu selisih yang signifikan. Dan kita bisa menyimpulkan bahwa Al-Qur’an merupakan sumber kajian dan pedoman yang sangat Akurat. Wallahu’alam Bissawab. 

Sumber : islampos.com

Kamis, 06 Februari 2014

,

Aurora, Ikat Kepala yang Bisa Mengendalikan Mimpi


Fakta Luar Biasa - Ikat kepala pintar yang dinamai Aurora ini berisi lampu dan memainkan suara yang menurut pembuatnya bisa mengendalikan mimpi si pemakainya.

Seperti diberitakan laman Daily Mail, Kamis (16/1/2014), software dalam ikat kepala seharga US$ 175 ini akan mengetahui kapan Anda bermimpi dengan mengukur gelombang otak dan aktivitas gerakan mata, juga melacak gerakan tubuh.

Dengan memprogram perangkat ini sebelum Anda tertidur, diyakini gadget ini dapat memberikan pemakainya tidur lebih dalam dengan mimpi yang lebih hidup, dan bahkan bisa membangunkan Anda di waktu yang tepat.

"Aurora adalah ikat kepala yang memainkan lampu khusus dan suara selama REM untuk membantu Anda menyadari bahwa Anda sedang bermimpi saat Anda tetap tertidur, yang memungkinkan Anda untuk mengambil kendali impian Anda." seperti dikatakan pembuatnya.

Perusahaan di balik rancangan ini telah mengumpulkan uang melalui Kickstarter, dan ikat kepala ini juga memiliki aplikasi yang menyertainya, meskipun dapat digunakan tanpa telefon.

Alat ini bekerja dengan cara berkedipnya serangkaian lampu LED merah, hijau dan biru serta memainkan musik yang dipilih si pemakai.

Lampu LED juga bertindak sebagai isyarat visual sementara dalam mimpi Anda, untuk memungkinkan pengguna menyadari bahwa mereka sedang bermimpi.

Sumber : Pikiran Rakyat
,

Kecoa Cyborg Dipersiapkan untuk Membersihkan Kota


Fakta Luar Biasa - Ini mungkin terdengar seperti fiksi ilmiah yang menakutkan, namun para peneliti Jepang telah mengungkapkan kecoa cyborg pertama, dan mengatakan serangga ini bisa membantu membersihkan kota-kota.

Seperti diberitakan Daily Mail, Selasa (4/2/2014), tim ini menciptakanbaterai baru yang radikal yang menciptakan energi dari gula dalam tubuh serangga ini.

Mereka kini berharap untuk membuat 'sekawanan' raksasa serangga cyborg untuk menciptakan jaringan sensor besar untuk bahan kimia dan polutan.

Universitas Osaka dan Universitas Pertanian dan Teknologi Tokyo telah mengembangkan sel bahan bakar berukuran 20 x 15 mm dan dapat dipasang pada serangga itu. Sel bahan bakar ini dipertunjukan pada konferensi IEEE MEMS tahun 2014, di San Francisco.

Mereka mengatakan upaya ini akan membentuk jaringan sensor nirkabel dengan serangga cyborg.

Jika sumber daya ini dikombinasikan dengan teknologi untuk mengendalikan serangga, menjadi mungkin untuk menggunakan serangga itu untuk secara nirkabel mengirimkan berbagai sinyal sensor.

Sumber : Pikiran Rakyat

Supernova Baru Ditemukan di Galaksi Cerutu


Fakta Luar Biasa - Ada kejadian menarik bagi pengamat di langit utara yang tak boleh dilewatkan! Target terbaik bagi para astronom amatir. Obyek itu tak lain sebuah kejadian maha dasyat di alam semesta. Ledakan bintang! Yup! Ada bintang meledak di galaksi Messier 82 yang disingkat juga M82! Supernova baru ini jaraknya tidak jauh dari Bumi. Hanya 12 juta tahun cahaya! Dekat bukan? Setidaknya ini adalah supernova terdekat lainnya yang dilihat semenjak tahun 1987 saat para pengamat berhasil melihat SN 1987A, supernova yang jaraknya hanya 168000 tahun cahaya di nebula Tarantula di Awan Magellan Besar. Pengamatan Supernova di M82 Supernova di M82 yang diberi kode PSN J09554214+6940260 tersebut pertama kali ditemukan oleh tim mahasiswa dari University of London Observatory yang dipimpin oleh Dr. Steve Fossey di Messier 82 / M82 aka si Galaksi Cerutu. 

Setelah menemukan supernova di M82, laporan pun dikirimkan ke International Astronomical Union’s Central Bureau for Astronomical Telegrams, untuk diumumkan dan ditindaklanjuti pengamatannya oleh astronom di seluruh dunia. Sebenarnya tidak benar-benar di seluruh dunia, mengingat galaksi cerutu ini hanya tampak di langit utara. Pengamatan lanjutan yang dilakukan oleh tim Ernesto Guido, Nick Howes & Martino Nicolini dengan menggunakan teleskop milik iTelescope di New Mexico berhasil mengkonfirmasi keberadaan supernova baru tersebut. 

Konfirmasi keberadaan supernova di M83 juga berhasil dilakukan oleh astronom amatir Robin Scagell dari Inggris menggunakan teleskop di New Mexico dan astronom Rusia, L Elenin dan I Molotov, dengan teleskop 0.4 meter di Observatorium ISON-NM, Mayhill. Laporan yang dikirimkan ke International Astronomical Union’s Central Bureau for Astronomical Telegrams masih belum menghasilkan nama resmi bagi sang supernova, namun tampaknya ia akan menyandang nama SN 2014I. 

Dalam citra awal yang diambil pengamat, yang tampak adalah sebuah gumpalan terang dalam cerutu sang galaksi. Menariknya, supernova di M82 tersebut tidak hanya bisa dilihat oleh teleskop besar. Teleskop kecil dan binokuler pun bisa menikmati kehadirannya, meski ia tampak hanya seperti noda. Setidaknya dengan kecerlangan 11 magnitudo dan sedang mendekati puncak, astronom profesional dan astronom amatir dapat menikmati ledakan maha dasyat di galaksi Cerutu. Diperkirakan supernova di M82 ini masih akan bertambah cerlang sampai magnitudo 8 dan akan tampak seperti noda jika diamati menggunakan binokuler dan teleskop kecil. Sayangnya, pengamat di langit selatan tidak akan dapat menikmati fenomena tersebut. Galaksi Cerutu dimana supernova tersebut berada tampak di Rasi Ursa Mayor aka si Beruang Besar aka si Gayung Besar yang hanya bisa dinikmati oleh pengamat di langit utara. Supernova Tipe Ia Dalam laporan awal yang diberikan oleh Steve Fossey, spektrum PSN J09554214+6940260 menunjukkan kalau supernova tersebut merupakan Supernova Tipe Ia, yang terjadi sebagai akibat ledakan bintang katai putih. 

Hal menarik lainnya, Galaksi Cerutu dikenal sebagai galaksi yang memiliki laju pembentukan bintang yang tinggi. Artinya sebagian besar bintang yang ada di galaksi ini merupakan bintang muda. Jika ada supernova maka yang memungkinkan terjadi adalah ledakan bintang dari keruntuhan inti bintang tunggal bermassa besar. Bintang katai putih merupakan bintang tua yang berasal dari evolusi bintang – bintang bermassa Matahari. Penemuan supernova tipe Ia di galaksi M82 tentunya mengundang rasa ingin tahu lebih lagi terkait kehadiran bintang-bintang tua di galaksi tersebut. Pada Supernova Tipe Ia, bintang katai putih yang meledak merupakan anggota dari bintang ganda. 

Mengapa bintang katai putih yang “dingin” ini bisa meledak? Dalam interaksinya dengan si bintang pasangan, bintang katai putih akan menarik sejumlah besar materi dari bintang pasangannya. Saat terjadi transfer materi, massa bintang katai putih tentunya bertambah. Saat massa bintang katai putih mencapai 1,44 massa Matahari maka terjadilah ledakan dasyat yang dikenal sebagai Supernova tersebut. Massa 1,44 massa Matahari dikenal juga sebagai limit Chandrasekhar yakni massa maksimum yang bisa dimiliki bintang katai putih. Jika bintang katai putih mencapai limit Chandrasekhar, tekanan di pusat bintang akan mencapai batas ambang dimana inti karbon dan oksigen akan memulai pembakaran yang tidak terkontrol yang memicu terjadinya ledakan. 

Supernova Tipe Ia juga dikenal sebagai lilin standar dalam penentuan jarak di astronomi. Artinya, luminositas ledakannya dapat digunakan untuk mengukur jarak obyek dan kunci penting dalam pengukuran alam semesta yang memuai dipercepat. Dan hasil pengukuran itu membawa kesimpulan bahwa pemuaian alam semesta yang dipercepat disebabkan oleh keberadaan energi gelap yang diperkirakan mencapai 70%. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang energi gelap, penyebab percepatan pemuaian alam semesta, para astronom harus terus menerus mempertajam pengukuran menggunakan supernova tipe Ia sehingga bisa menghasilkan pengukuran yang lebih presisi. Permasalahan yang timbul dari pengukuran jarak dengan Supernova Tipe Ia adalah bintang apakah yang merupakan bintang leluhur si supernova dan dampak seperti apa yang ditimbulkan oleh debu pada pengukuran. 

Karena itu, penemuan Supernova di M82 tersebut menjadi hal yang sangat penting. Supernova di Galaksi Cerutu yang dilihat para astronom terhitung masih muda, yang artinya para astronom punya kesempatan untuk bisa menjejak penyebab ledakan. Dan dengan lokasinya yang dekat hanya 12 juta tahun cahaya, Teleskop Hubble sudah memiliki citra galaksi Cerutu jauh sebelum si bintang meledak sehingga para astronom bisa menelusuri dan melihat bintang leluhurnya. 

Dalam laporan pengamatan yang diserahkan pada IAU, PSN J09554214+6940260 disebutkan memerah, yang artinya supernova terjadi pada lingkungan yang berdebu. Dengan demikian, para astronom akan dapat menganalisa dampak yang diberikan oleh debu pada warna Supernova dan bisa digunakan untuk mengetahui dampaknya pada pengukuran jarak. Hasil tersebut akan digunakan untuk mengkalibrasi supernova lainnya. Dan voila kita bisa memiliki pengukuran yang lebih tajam! 

Sumber : Kompas.com

Rabu, 05 Februari 2014

, ,

Ditemukan Spesies Baru Ikan Berkepala Besar


Fakta Luar Biasa - Peneliti menemukan ikan mini dengan bentuk kepala yang besar. Ikan dengan bentuk kepala dengan tubuh yang tidak proporsional ini ditemukan di sungai Idaho dan Montana, Amerika Serikat. Dilansir Nbcnews, Rabu (5/2/2014), para ahli biologi mengatakan bahwa ikan langka ini merupakan spesies baru. 

Hewan ini merupakan jenis ikan air tawar, yang tinggal di aliran sungai deras Amerika Utara. Ikan ini dikenal dengan struktur kepalanya yang besar. "Temuan ikan baru ini tidak pernah saya duga terjadi di karir saya, karena ini sangat langka di Amerika Serikat," ungkap peneliti Michael Young. Ia menemukan ikan ini saat melakukan penelitian mengenai genetik ikan yang ditemukan di bagian atas Columbia River. Tidak disangka, peneliti awalnya tidak yakin bahwa mereka menemukan ikan yang belum pernah dilihat manusia sebelumnya. 

Pengujian genetik dan pemeriksaan menunjukkan bahwa ikan ini berbeda dari ikan lainnya yang telah teridentifikasi oleh ilmuwan. Spesies ini lebih tepatnya ditemukan di sungai Coeur d'Alene dan St. Joe di bagian utara Idaho dan Clark Fork River, Montana. Ikan langka ini dinamakan Cedar Sculpin. 

Sumber : okezone.com
,

Ternyata Makananlah yang Jadikan Orang Eropa Berkulit Putih

Fakta Luar Biasa - Tidak seperti anggapan banyak ilmuan sebelumnya, penelitian terbaru menunjukkan perubahan warna kulit orang Eropa purba bukan karena paparan sinar matahari. Perubahan warna kulit dari hitam ke putih pada orang-orang Eropa purba disebabkan makanan yang mereka produksi. Selain itu, penemuan ini sekaligus menjawab, putihnya kulit orang Eropa tak selama yang dibayangkan yaitu 40.000 tahun yang lalu. Informasi terbaru menyebut, perubahan itu baru berlangsung sekitar 7.000 tahun yang lalu. 

Analisis genitik ini dilakukan terhadap DNA terekstraksi dari gigi dan kerangka laki-laki purba yang disebut La Brana 1 tang hidup sekitar 7.000 tahun yang lalu. Kerangka ini ditemukan pada 2006 pada sebua gua di Pegunungan Cantabrian, Spanyol. 

Temuan ini sendiri diterbitkan pada 26 Januari oleh jurnal Nature. Para ilmuan terdahulu percaya, perubahan kulit manusia Eropa dari nenek moyang Afrika mereka berlangsung sekitar 40.000 tahun yang lalu, ketika mereka mulai pindah ke daeraha utara dengan sedikit sinar matahari. Dengan kulit yang lebih ringan, manusia Eropa kuno lebih mudah untuk menyerap sinar ultraviolet. Ini adalah sebuah upaya adaptasi untuk menjaga kadar vitamin D di lokasi yang minir paparan sinar matahari. Kerangka la brana 1 Tapi ternyata, bukti terbaru DNA menunjukkan, manusia Eropa masih berkulit gelap sampai 7.000 tahun yang lalu. Perpindahan dari daerah yang lebih banyak terkenal sinar matahari ke daerah yang lebih tinggi ternyata tidak bisa dijadikan tolok ukur utama pergantian kulit. 

 Lantas para peneliti terbaru sepakat, bahwa perubahan kulit hitam ke putih orang-orang Eropa karena makanan yang mereka produksi dan mereka makan. Analisis ini adalah yang pertama dilakukan terhadap genom hunter-gather dari zaman Mesolitikum—kurun waktu yang berlangsung antara 10.000 hingga 5.000 tahun yang lalu. Masa Mesolitikum adalah ketika manusia purba mulai berevolusi dari berburu dan meramu ke sistem produksi dengan bertani dan bercocok tanam. 

Kondisi ini memungkinkan manusia purba Eropa lebih banyak mengonsumsi biji-bijian alih-alih daging binatang. “Dalam teori produksi pertanian, terlalu banyak sereal akan mengurangi kandungan vitamin D, sehingga manusia-manusia Eropa lama lebih cepat kehilangan pigmennya,” ujar Carles Lalueza-Fox, pakar palegonomik di Pompeu Fabra University, Spanyol, kepada LiveScience. (Business Insider)

Sumber : Intisari-Online.com